Sejarah Jaket 'Klaibyam' (epi 2)

asn's picture

sambungan dari episode 1...

Kita satu kelas tidak pernah tau tentang tercetusnya semboyan 'klaibyam'. Pun ketika jaket "Sound of Silence" akhirnya selesai dan tiba dengan selamat pada saat tahun ajaran baru dimulai. Kita pesennya sebelum liburan kenaikan kelas, dan baru merasakan nikmatnya pake jaket ini saat baru masuk kelas 2. Tidak rugi kami order jauh2 ke Bandung. Kualitas dan warnanya sangat bagus. Dan itu adalah jaket pertama yg lahir dari angkatan 13. Walopun tau Pak Wid tidak setuju dengan jaket ini, kita cuek aja tetep pake ke sekolah. Ini khan properti pribadi, suka2 dong?

Klimaks dari cerita ini adalah ketika berselang 1-2 minggu kemudian, seluruh anggota OSIS mendapat jaket baru. Jaket OSIS yg ini memiliki warna dan motif yg sama dengan jaket Sound of Silence! WHOAAA... Beberapa dari kita tidak terima. Proposal jaket kami ditolak, tapi kemudian design yang ditolak mentah2 itu dipakai untuk membuat jaket OSIS. Dongkol banget deehhh. Jaket OSIS inilah yang kemudian menjadi cetak biru bagi semua jaket klaibyam.

Berwarna ijo daun dengan lengan krem, lalu tulisan klaibyam di bagian belakang, persis seperti semua jaket yang lahir setelahnya. Khusus untuk versi pertama, hanya ada satu sisi. Jaket dua sisi (dengan sisi dalam berisi desain bebas sesuai kreasi kelas masing2) pertama kali dibuat oleh kelas 2-2 saat itu. Sisi dalamnya berwarna biru cerah dengan tulisan Blizzard (dunno the meaning..., someone from 2-2 pls?)

Sementara itu, jaket kelas 2-3 pun jadi. Sayang hasilnya tidak sesuai harapan mereka. Order warna merah, yg dateng pink huehuehue. Namun sudah berisi tulisan klaibyam. Berikutnya dalam 1-2 bulan, kelas 2-4 dan 2-5 juga membuat jaket serupa, klaybyam 2 sisi. Cuma saya dah lupa dengan bagian dalamnya. Ini berarti, untuk generasi 13, maka jaket kami adalah satu2nya yg tidak berisi tulisan klaibyam hehe Kami tidak mau memperpanjang lagi soal 'plagiat design', namun yg saya inget waktu itu, kita satu kelas suatu kali habis olahraga, rame2 mau masuk kelas. Ditengah jalan, ketemu dengan Pak Wid yag sedang me-lambai2-kan jaket OSIS ke arah kita, plus senyum yg lebar. Ntah siapa yg memulai, kita sekelas serentak berteriak, "HUUUUUUUUUU...!!!" hahaha, kenangan yg indah

Sejak itu, mulai angkatan 14 dst, jaket klaibyam 2 sisi seperti menjadi design wajib bagi yg pengen bikin jaket kelas. Kami tidak tau apakah kemudian pihak sekolah menetapkan masalah jaket ini menjadi sebuah Undang2 di foursmu. Yang kami tau, design jaket ini masih dipakai sampe generasi ke 23. Haha, saya tidak pernah sangka design itu bertahan sampe 10 generasi ;) Info dari seorang alumni (hi cyndy..!), saya juga baru tau kalo terdapat spell error pada jaket generasi 23. Yang seharusnya 23rd, ditulis 23th hehe

Akhir cerita, kami cuma berharap jaket klaibyam bisa mampu mempererat rasa persaudaraan diantara sesama siswa foursmu atu alumni. No matter what design or slogan, poin-nya adalah jaket itu membuat kita merasa memiliki identitas dan ada bahan buat lap motor ato kain pel (don't try to do last idea at home, pls). Sekian atas perhatiannya dan saya kaan lanjutkan dengan cerita2 masa lalu laennya. Jgn bosen dengan mbah...

0