Waspadai serangan asma pada kehamilan.

ngakan's picture

Asma merupakan salah satu penyakit kronis yang paling sering mengakibatkan terjadinya komplikasi pada kehamilan. Saat ini prevalensi penyakit asma di masyarakat terus semakin meningkat. Wanita yang menderita asma lebih beresiko melahirkan anak dengan berat badan lahir rendah, mengalami persalinan pre-term, dan mengalami komplikasi seperti misalnya preeklamsia, khususnya jika tidak mendapatkan pengobatan asma aktif dengan kortikosteroid inhalasi. Kehamilan dengan janin perempuan meningkatkan resiko hasil yang lebih buruk.
Selain itu, kehamilan sendiri dapat mempengaruhi perjalanan penyakit asma. Resiko terjadinya eksaserbasi yang membutuhkan penanganan mencapai 50% dari wanita dengan asma berat dan ini bisa semakin memperburuk outcome khususnya melahirkan bayi dengan berat lahir rendah dan lahir pre-term.
Mekanisme yang bertanggungjawab terhadap terjadinya perubahan asma pada kehamilan, atau pengaruh asma terhadap outcome kehamilan masih belum jelas. Maternal inflamatory pathway berperan dalam menghambat pertumbuhan janin melalui gangguan pada fungsi plasenta.
Penangnan asma, dengan mengurangi terjadinya inflamasi pada ibu dan mencegah terjadinya eksaserbasi aman digunakan pada wanita hamil dan berhubungan dengan peningkatan outcome baik ibu maupun janinnya.

0